Hamid Nabhan, Menapak Karir di Ibukota

Hamid dan Ipong PurnamasidhiPelukis asal Surabaya yang menjadikan alam raya sebagai ciri khasnya, Hamid Nabhan, mengaku lebih betah berkarir di ibukota negeri ini. Di Jakarta, katanya, banyak ditemui orang-orang yang mensuport karirnya. Bahkan, beberapa penulis senirupa senior siap mempromosikannya dengan menuliskan secara khusus membahas karya-karyanya.

Hamid, pelukis otodidak yang juga sarjana pertanian lulusan UPN Surabaya itu, selama ini memang memilih lansekap alam raya sebagai sumber kreativitasnya. Menurut Ipong Purnamasidhi, pelukis senior pengelola Bentara Budaya Jakarta, lukisan-lukisan Hamid mengingatkan gerakan pelukis-pelukis Prancis yang menjadikan alam sebagai bahan baku berkarya.

Dalam waktu-waktu mendatang ini, keponakan kolektor lukisan Oesman Nabhan ini, siap menggelar pameran tunggal di beberapa tempat, termasuk di Jakarta dengan tema pameran: Nature Harmony in Color, dengan kurator Merwan Yusuf dan kata pengantar Ipong Purnamasidhi dan Bre Redana. Hamid juga rencana pameran berdua dengan pelukis sketsa ternama Ipe Ma’aroef November 2011 di Bentara Budaya Jakarta.

Penulis senior yang siap mengulasnya, disamping Ipong, juga Merwan Yusuf, bahkan menurutnya beberapa penulis Yogyakarta juga siap mengulas. Hamid juga sedang menyiapkan penerbitan buku karya-karyanya, yang ditulis oleh pelukis yang juga penulis Rip Dinar dan Agus Dermawan T. Judul bukunya: Never Ending Dialog with Nature, diterbitkan Beranda Seni Indigo, Jakarta (hn)

2 Responses

  1. su……uuiPpP!sXs3SS sll bOOS

  2. dimana bisa dapatkan buku nya. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: