Layak Dipertahankan, FSS Nyaris Tanpa Keterlibatan Pemerintah

suarasurabaya.net| Sebagai seniman, budayawan sekaligus pemerhati kesenian, khususnya untuk Festival Seni Surabaya (FSS), banyak pihak terutama kalangan seniman meyakini bahwa FSS harus dipertahankan. Karena festival tersebut nyaris tanpa keterlibat secara langsung dari pemerintah.

PUTU WIJAYA seniman, yang juga budayawan, membenarkan bahwa sebagai sebuah festival, keterlibatan pemerintah secara langsung akan memberikan pengaruh terhadap kemandirian serta proses kreativitas para seniman. “Kalau proses kreativitas sudah tidak murni, terhalang aturan dan ketentuan, kita semua bisa membayangkan bagaimana hasil dari kreatifitas itu,” kata PUTU WIJAYA.

Jika proses kreativitas para seniman, lanjut PUTU, terhalang berbagai aturan dan ketentuan, maka yang ada hanya keseragaman. “Bayangkan saja jika ranah kesenian menjadi seragam. Karena itu, saya secara pribadi sangat menghargai Festival Seni Surabaya. Nyaris dalam FSS keterlibatan pemerintah tidak terlalu dalam, dan ini sangat menjanjikan,” lanjut PUTU WIJAYA ketika berbincang dengan suarasurabaya.net, Rabu (28/07).

Di Indonesia, sampai saat ini sekurangnya 3 festival seni keberadaanya masih diakui oleh khalayak juga oleh para seniman di Indonesia maupun seniman dari sejumlah negara manca. Festival Seni Bali, Festival Seni Yogjakarta dan Festival Seni Surabaya. Dua festival terdahulu dianggap sebagai kegiatan yang sepenuhnya didukung pemerintah, sedangkan FSS nyaris berdiri sendiri, atau mandiri.

Oleh sebab itu, menurut PUTU WIJAYA, kegiatan FSS harus didukung dan dipertahankan. Selain karena bentuk kemandiriannya, juga satu diantara jendela untuk Surabaya memperkenalkan dirinya kepada khalayak dunia. “Karena sejak awal hadirnya FSS semangat yang ada memang menjadikan Surabaya satu diantara kawasan berkesenian yang mendunia,” pungkas WIEK HERYATMO seniman sekaligus pengurus Yayasan Seni Surabaya penyelenggara FSS, saat ditemui suarasurabaya.net, Rabu (28/07).(tok)

Teks foto:
-Konferensi press FSS 2010, bersama PUTU WIJAYA.
Foto:TOTOK suarasurabaya.net

suarasurabaya.net, 28 Juli 2010, 17:24:03| Laporan J. Totok Sumarno

One Response

  1. Assalam.
    saya, baru tahu tentang festival seni surabaya.
    Saya berkeinginan untuk tahu lebih banxak tentang FSS.
    Saya sangat suka dengan seni, saya ingin masuk dan belajar lebih dalam seni.
    Mohon pengarahannya.
    Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: