Pelukis Rella Mart Gelar Pameran Tunggal di Surabaya

Surabaya – Pelukis Rella Mart, seniman asal Surabaya menggelar pameran tunggal seni rupa bertajuk “Home Santi Santi Santi Home” di Museum of Mind, ex-Museum Mpu Tantular, Jln. Taman Mayangkara 6, Surabaya, Jawa Timur.

Pameran tersebut digelar selama sepekan mulai Senin, 26 Juli, hingga Sabtu 31 Juli mendatang. “Ini karya tunggal saya yang saya buat selama dua tahun terakhir. Semoga karya ini bisa menjadi inspirasi bagi semua,” ujar wanita 43 tahun yang akrab disapa Ella tersebut, Minggu.

Dalam pameran tunggalnya, Ella menampilkan 49 karya lukisnya ditambah 4 karya tiga dimensi berupa instalansi.

Ia mengatakan, pameran tunggalnya kali ini bertema rumah, karena ia ingin membuka pikiran masyarakat luas bahwa rumah bukan hanya tempat yang ditinggali saja.

“Kalau orang lebih mengerti dan memperhatikan sebuah rumah, maka rumah itu hidup dan sangat berarti. Dari sinilah saya ingin mengajak pandangan semua penghuni, bawah rumah itu hidup,” tukas seniman yang sudah menggelar tiga kali pameran tunggal tersebut.

Selain itu, lanjut Ella, dirinya ingin mengungkapkan pemahaman rumah bagi seseorang dan menghilangakan batasan bahwa rumah bisa digunakan apa saja.

“Banyak orang yang tidak tahu, kadangkala rumah lebih hidup dari pemiliknya. Disinilah saya ingin mengkritisi, bahwa rumah itu hidup jika dipelajari lebih dalam,” papar wanita kelahiran Banyuwangi itu.

Dalam pameran nanti, satu karya yang menjadi lukisan master adalah lukisan sepanjang 2,20 sentimeter dengan lebar 40 sentimeter. Dalam lukisan tersebut digambarkan bahwa rumah adalah tempat yang paling damai.

Selain itu, secara filosofis, proses menuju ke rumah tidak selalu lurus, namun ada proses yang harus ditempuh. Itulah mengapa lukisan itu bergambar beberapa rumah yang berliku.

“Karya itu kebanggaan dan paling tepat untuk mewakili tema pameran kali ini, makanya saya pilih karya tersebut sebagai master,” tutur Ella sembari mengaku hanya menyelesaikan lukisan itu hanya sehari saja.

Terkait tingkat kesulitan, wanita yang juga menciptakan beberapa lagu serta menulis buku itu mengaku tidak terlalu mengalami kesulitan berarti. Hanya saja, kata dia, kendala pameran hanyalah persiapan mental dan pikiran yang fokus.

Disinggung mengenai target, Ella menegaskan tidak ada kaitannya sama sekali dengan komersialisasi. “Tidak ada niatan komersial, tapi pameran tunggal ini murni karena keinginan batin semata,” ucapnya.

“Harapan saya dengan lukisan ini agar ada sejarah baru bagi diri saya dengan bergelut di dunia kesenian, khususnya seni rupa. Untuk para seniman lainnya, mari kita berkarya dan menunjukkan eksistensi sebagai seorang seniman,” kata Ella menambahkan.

antarajatim, Minggu, 25 Jul 2010 20:41:22| Penulis : Fiqih Arfani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: