Meninggal Dunia, Soetrisno Seniman Topeng

Seniman topeng Malang, Mbah Tris alias Soetrisno, meninggal dunia hari ini, Jumat (2/1) setelah dirawat di Kamar II, Ruang 25, Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang sejak Sabtu (20/12). Berita ini disebarkan oleh Abdul Malik, networker kebudayaan Mojokerto. Beberapa menit kemudian menyusul berita yang sama dari seniman teater asal Malang, Jumaali.

Dirujuknya seniman yang memiliki tato singa di lengan kirinya ini berawal ketika dia terpeleset di rumahnya, di Dusun Glagahdowo, Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, pada Sabtu (13/12) lalu. Akibat kejadian itu, dia akhirnya tidak bisa berjalan. Apalagi ada potensi stroke dan infeksi paru-paru yang diidapnya. Pemakaman dilakukan Sabtu pagi (3/1)

Mbah Tris meninggalkan tiga putra, yaitu Eko Hadi Wijaya (Yayak), 30, putra sulung Mbah Tris, anak nomor duanya Dwi Wahyu Asmarani, 27 dan Tri Ganjar Wicaksono,18, anak terakhir.

Mbah Tris adalah seniman Topeng Malangan seangkatan Mbah Karimun, Pakisaji.

Sebagaimana diberitakan Radar Malang, di Dusun Glagahdowo, Tumpang, ada sedikitnya empat orang seniman Topeng Malangan yang tersisa. Salah satu adalah Soetrisno (64) alias Mbah Tris. (hn)

Info: Yayak (0813 3477 2447), Dwi (0852 3426 7999)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: