Fifi Sijangga Menari di Depan Peti Mati Papanya

Cara Marlupi Hormati Mendiang Suami
fifiSURABAYA – Marlupi Sijangga mempunyai cara tersendiri untuk mengenang sang kekasih, Willyanto Sijangga, yang meninggal Rabu (12/11) lalu. Di depan peti mati mendiang, Marlupi mengerahkan para pebalet Marlupi Dance Academy (MDA) untuk menggelar ”ritual”. Mereka menarikan sebuah komposisi balet berjudul Mukjizat Itu Nyata, sesuai lagu rohani yang mengiringi ”ritual” itu.

Fifi Sijangga, putri Marlupi dan Willyanto, bersama empat siswa MDA menari di persemayaman Om Willy -panggilan Willyanto–di Ruang E dan F Adi Jasa tadi malam. Acara malam penghiburan yang dimulai pukul 19.00 tersebut diawali dengan doa-doa dan pujian. Setelah itu, baru penampilan empat pebalet yang mengenakan baju serbaputih dengan sayap di lengannya muncul.

Saat itu Marlupi dan putra kembarnya, Mar Dwatmadja dan Mar Dwatmadji, berdiri di samping kanan dan kiri peti. Mereka menyaksikan tarian itu dengan khitmat. Beberapa menit kemudian, secara spontan Fifi Sijangga ikut menari, bergabung dengan empat pebalet. Tarian berdurasi 10 menit tersebut cukup memancing emosi keluarga Marlupi.

Marlupi tak bisa menahan kesedihannya, sambil menangis dia mendekati peti sang suami dan berucap, ”Lihat, anakmu sedang menari.”

Tak hanya Marlupi, kesedihan juga dirasakan Fifi Sijangga dan keempat pebalet MDA. Selesai menari, mereka menumpahkan tangisnya.

Ritual tari di depan peti Om Willy itu untuk memberikan penghormatan terakhir Marlupi, anak-anak, dan murid MDA kepada mendiang. ”Karena papa paling suka saat melihat saya menari, maka saya melakukan ini,” ujar Fifi.

Menurut Marlupi, hari itu para murid MDA akan melakukan show. ”Begitu cintanya dia pada balet dan kami, sehingga saat sedang tidak sadar pun masih mengigau seperti itu,” katanya. (ign/jan/ari)

Jawa Pos, 16 November 2008

3 Responses

  1. sorry I still can’t take it.

    like orgil nari di depan peti mati. even she is a great dancer or balerina whatever.

  2. Memang aneh……

    Cuma…. papa Willy memang orang yang sangat bangga semasa hidupnya dengan profesi keluarga mereka yaitu MENARI.

    Menurut agama saya…. pasti papa Willy masih melihat dan merasa bahagia dengan perbuatan istri dan anaknya! (karena papa mereka belum 40 hari meninggal pada saat tarian itu!)

    Semoga arwah papa Willy diterima di sisi Tuhan mereka…. Amin!

  3. I think it’s nothing wrong to dance in front of her own father after passing away because Fifi and family respect to their own father for the last time.

    I admire what Fifi did to her own father before he was creamated. Good Bless Fifi and Family. I am still your great fan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: