Hamid Nabhan Menggelar ‘Symphony of Nature’

hamid-1Setelah sepuluh tahun melibati seni rupa Hamid Nabhan mengetengahkan 23 lukisan landscape dalam pameran tunggal bertajuk Symphony of Nature di Galeri Surabaya dibuka oleh Pungky Sukmawati, caleg dari Partai Bintang reformasi (PBR), 11 November 2008. Pameran berlangsung pada tanggal 11 – 15 Nopember 2008.

Setiap pelukis selalu bercita-cita untuk bisa pameran tunggal karena pada saat itulah dia bisa mengekspresikan dirinya secara total dengan menampilkan karya terbaiknya sehingga publik bisa mengukur kreativitas dan intensitasnya.

Begitu halnya yang menjadi obsesi Hamid Nabhan, seniman yang telah menghasilkan 1200 karya. Untuk menandaskan eksistensinya di peta kesenian dia kemudian menggelar pameran tunggal perdana. Berdasar tema yang diusung Symphony of Nature maka obyek yang ditampilkan adalah jajaran lukisan landscape atau pemandangan.

pungkyJika pelukis landscape banyak mengolah panen padi atau suasana pepohonan di kaki gunung yang rindang ke dalam kanvas maka obyek ungkapan arek Suroboyo ini terkesan beda. Apapun yang memikat naluri estetiknya diabadikan secara impresif. Ada jajaran pohon asri di tepian jalan atau jalan setapak yang membelah hamparan rumput juga tumpukan jerami tak luput dari penggarapan.

“Apapun yang yang menarik untuk digarap maka obyek itulah yang kemudian saya abadikan ke dalam kanvas,” tutur pelukis yang pernah dibimbing tentang karakteristik kekaryaan oleh kolektor besar Usman Nabhan, pamannya. Dia juga pernah belajar pada beberapa pelukis Surabaya. Lantaran dia melakukan studi lukisan pada karya-karya Gauguin, Cezanne dan Renoir maka dia memilih impresionis sebagai kiblat. Menurut Hamid lukisan impresionis memancarkan kesan lebih dinamis.

Ketika ditanya tentang karakter kekaryaan, pelukis impresionis pengagum Affandi ini menuturkan, “karakter kekaryaan akan terbentuk melalui proses intensif. Alhamdulillah, dari ketekunan yang saya lakukan banyak orang menilai bahwa saya telah berhasil memiliki ciri khas. Untuk sementara saya merasa puas namun perolehan ini akan terus saya kembangkan agar karya-karya saya mampu memberi kesan yang lebih kuat bagi penikmatnya.”

Karya-karya yang ditampilkan Hamid merupakan hasil pengembaraannya di berbagai kawasan Jawa Timur dan Bali, baik yang digarap secara on the spot maupun di studio. Selama pameran juga mengundang kalangan pelajar sebagai studi apresiasi siswa pada seni rupa.

lukisanSelain melukis, Hamid juga mengikuti jejak keluarganya sebagai kolektor lukisan. Kini di rumahnya terdapat 1300 karya pelukis Indonesia masa lalu seperti Roestamadji maupun era Aksera seperti Daryono, OH Soepono, Amang Rahman. Dia juga mengoleksi karya pelukis masa kini seperti Mahfud, Jopram, Moses, Supar Pakis dan beberapa nama populer lainnya. ©

Contact Person : Hamid Nabhan 0818588638, Farid Samlan 0817391883, Rokimdakas 03177551533.

One Response

  1. Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk WordPress dengan installasi mudah.
    Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mudah mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda. Salam!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: