Rafilus, Sebuah Potret Nyata

SURABAYA – Belajar sastra memang tidak mudah. Namun sastra juga bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan jika dikemas secara berbeda.

Hal inilah yang digagas para mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Kristen Petra dan Unesa. Kemarin (24/10) mereka menghadirkan sastrawan Budi Darma untuk mengupas buku Rafilus. Diskusi Membaca Surealisme Budi Darma dalam Rafilus itu dihadiri lebih dari 250 siswa, mahasiswa dan guru dari berbagai sekolah dan universitas.

Selain Budi Darma, diskusi yang dimoderatori pengarang Lan Fang itu juga menghadirkan pembahas gubes Unesa Prof Dr Fabiola D. Kurnia, Audifax Prasetya (penulis), dan dosen UK Petra Satya Limanta. Menurut Audifax, banyak terjadi kebetulan-kebetulan di kehidupan para tokoh. Kebetulan-kebetulan inilah, yang entah secara sengaja atau tidak sengaja, telah membuat seluruh tokoh menjadi terkait satu dengan yang lain. Di kehidupan nyata, kebetulan-kebetulan seperti ini juga sering terjadi.

”Sebenarnya, novel dan karya-karya sastra juga merupakan sebuah cerminan dari kehidupan nyata,” ujar Audifax.

Meski disebut sebuah novel, karya Budi Darma ini kaya dengan hal-hal yang berbau seperti kejadian riil yang sering dialami sehari-hari. Contohnya, seperti tokoh Pawestri yang dikenal sebagai penentang pria. Di dunia nyata, ia adalah perwujudan emansipasi wanita.(sha/ari)

Jawa Pos, Sabtu, 25 Oktober 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: