Prabu KELONO SEWANDONO & SINGO BARONG 'Tarung' Di Balai Kota

suarasurabaya.net| Bersama dengan puluhan prajuritnya, Prabu KELONO SEWANDONO, mengenakan pakaian serba merah lengkap dengan dua BUJANG GANONG, Senin (18/08) tak dapat dielakkan lagi, bertemu dengan SINGO BARONG. Pertemuan itu berlanjut dengan pertempuran seru. Dan itu terjadi di Balai Kota Surabaya.

Tepuk tangan dan sorak sorai penonton ‘pertarungan’ itupun mewarnai halaman Balai Kota Surabaya. BUJANG GANONG dengan energik memimpin puluhan prajurit berkuda, untuk melawan aksi SINGO BARONG. Lalu munculah DADHAK MERAK yang membuat pertarungan itu menjadi semakin seru.

“BUJANG GANONG memang panglima perang Prabu KELONO SEWANDONO yang bertugas memimpin seluruh pasukan. Sekarang, dalam perkembangannya, enampilan tari sosok BUJANG GANONG makin maju. Ada yang ditambah dengan gerkaan breakdance, dan lain-lainnya,” ujar ARIF ROFIQ koreogafer.

Senin (18/08) dalam rangka peringatan kemerdekaan Repubik Indonesia ke 63, bertempat di halaman Balai Kota Surabaya, digelar Festival Reog 2008. Belasan peserta dari Kota Surabaya dan beberapa kota lain di Jawa Timur menganggap festival tersebut bukan sekedar ajang adu ketermapilan menari saja.

“Sekaligus jadi ajang silaturahmi sesama seniman reog,” tutur AGUS satu diantara seniman Reog Ponorogo yang bermarkas di kawasan Gubeng Masjid, Surabaya. Penampilan masing-masing peserta Festival Reog 2008 kali ini memang hampir sama namun masing-masing juga menampilkan kreasi yang berbeda.

“Mudah-mudahan festival semacam ini bisa terus digelar. Karena ini juga bisa dijadikan ukuran kreativitas kesenian tradisional seperti Reog, agar bisa teus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan jamannya,” tambah ARIF ROFIQ saat ditemui suarasurabaya.net, disela-sela penampilan peserta Festival Reog 2008, Senin (18/08).(tok)

Teks foto:
-Festival Reog 2008. Sekaligus ajang silaturahmi seniman reog.
Foto: TOTOK suarasurabaya.net

2 Responses

  1. saya scr pribadi sangat suka dgn reok , terutama sosok singo barong

  2. tulis terus mbah.. yang penting lestari sejarah kita…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: