ART FOR TEACHERS’ Tampilkan 100 Karya Pilihan

Surabaya – Surabaya Post

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Jogyakarta menggelar Festival Seni Internasional (FSI). Festival pada 2008 ini bertema Art for Teachers.Dari seni lukis, telah terpilih 100 karya dari 100 guru seni lukis se Indonesia.

Karya yang telah lolos ini, kata salah seorang guru Lukis yang lolos, Drs Hadi Sucipto, Sabtu (12/7) bakal depamerkan PPPPTK Jl Kaliurang KM. 12,5 Besi, Klidon, Sleman Jogjakarta. Kemudian pembukaan dijadwalkan Selasa (15/7) – Sabtu (19/7).

Rangkaian acara bagi guru seni di Indonesia ini, kata Cipto, sapaan akrapnya, ada dua yaitu “Festival Pertunjukan untuk Guru” dan “Lomba Seni Lukis Guru”. Kedua agenda itu berlabel “Festival Guru Seni dan Budaya se-Indonesia”.

Semua guru di Indonesia, mulai jenjang SD sampai lanjutan atas, boleh ikut. Syarat lomba lukis guru (refleksi seni dan budaya untuk pendidikan), terbuka bagi guru seni rupa mulai SD/MI, SMP/MTs hingga SMA, SMK/MAK.

Mereka harus masih aktif mengajar dan disertai surat pengantar dari sekolah atau Dinas Pendidikan setempat. Karya harus orisinal, menggunakan media kanvas atau kertas dengan ukuran minimal 100 cm x 100 cm. Peserta megirimkan foto karya dengan ukuran 10 R yang disertai biodata lengkap.

Panitia telah memilih 100 karya terbaik dan akan dicantumkan pada katalog Lomba Seni Lukis Guru Indonesia Art Award for Teachers.

Peserta terpilih (lolos seleksi) harus mengumpulkan karya siap pajang paling lambat 2 Juli dan akan dipamerkan dalam agenda FSI dan langsung diadakan penjurian untuk menentukan pemenangnya.

Pemenang akan mendapatkan piagam penghargaan, uang pembinaan, dan diusulkan sebagai Guru Berprestasi Tingkat Nasional.

Selama acara berlangsung, digelar berbagai acara seni pertunjukan mulai wayang Grasak dan Topeng Ireng, Mime Theater (Inggris-Indonesia), Contemporary Dance-Kasco Takemoto (Jepang), Wayang Dua Budaya (Mexico-Indonesia), dan Gamelan Kontemporer (Amerika Serikat).

Ada Tari Keddi Hemanga (Nusa Tenggara Timur), Reog Wayang (Bantul), Seni Pertunjukan Kolaboratif Past Game (Lamongan), Ketoprak Sampah (Wonosari), Kesenian Rindhing (Wonosari), Seni Pertunjukan Kolaboratif “Jonggrang Mendobrak Malam (Jogjakarta).

Seminar Internasional Pendidikan Seni, Jathilan Sumbing Wono Putro (Temanggung), Seni Pertunjukan Kolaboratif “Air Mataku” (Minahasa), “Guru Raja Rolet” (Padang), Story Telling (Gambia-Indonesia), Seni Pertunjukan Kolaboratif “Mblijing” (Banyumas). Lomba Lukis Anak SD se-Jawa, Konferensi Internal, Tari Bon Odori, Soran Boshi, Yosakoi (De Japan Odoriholic), Kesenian Oglek (Kulonprogo), Penganugerahan Indonesia Art Award for Tearchers, Penampilan spesial Jogja Phillharmonic Orchestra.

Penutupnya, selain Seni Lukis dan Kriya, Jathilan Turangga Jaya Aji (Sleman), Dance Theater, Ikko Suzuki (Jepang), Tari Sunda-Bianca (Austria), dan Siglap Nusantara Orchestra (Singapura).(gim)

| Sabtu 12/07/2008 14:08:52 |

One Response

  1. salut dgn acara tsb.cuma harapan besar sy acara sperti ini mohon digelar juga di Surabaya khususnya untuk mengasah kompetensi dan kreativitas guru-guru seni tingkat SD dan SMP. Kapan yaaa…sy tg event nya terselenggara di Surabaya. ok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: