38 TAHUN JONI RAMLAN: IKON BARU

Joni Ramlan, pelukis muda asal Jl Delima Mojosari saat ini mengikuti pameran bersama bertajuk New Icons di Orasis Art Gallery Surabaya, tanggal 10 sampai 19 Juni 2008. Perupa lain yang terlibat adalah Agung ‘Tato’ Suryanto, Isa Ansory, Toni Ja’far.

Joni Ramlan menyertakan 4 karya, masing-masing berjudul Pintu (150 x 175 cm, acrylic on canvas), Kota Tua (186 x 200 cm, acrylic on canvas), Masa Lalu (150 x 175cm, acrylic on canas), dan Terhempas-hempas II ( 120 x 300 cm, acrylic on canvas).

Djuli Djatiprambudi kurator pameran tersebut menulis catatan dalam katalog,“Joni Ramlan juga menorehkan kejutan. Goresannya yang padat dan berisi itu kini tampil memukau. Saya melihat kekuatan Joni terletak pada dinamika garis yang sangat mengalir, spontan, tetapi tetap terkontrol. Dinamika itu meninggalkan kesan mendalam soal kepekaannya membuat sublimasi terhadap bentuk dan ruang. Semua unsur tampak kompak, efektif, dan mencuatkan bahasa ungkap yang mapan. Dalam karya yang mengambil subject matter sepeda, misalnya, tampak sekali karya ini memiliki kekuatan mereduksi bentuk secara realistik (fotografis) menjadi hadir sebagai representasi kekuatan cita rasa. Bentuk itu hadir bukan didorong oleh ketepatan bentuk (presentasi) , tetapi bentuk itu telah sampai pada taraf representasi cita-rasa (gagasan soal keindahan). Inilah yang menandai Joni sebagai ikon.”

Joni Ramlan, penerima Radar Mojokerto Award Tahun 2007 Bidang Seni Budaya, lahir di Sidoarjo, 19 Juni 1970. Beberapa aktivitas pameran yang pernah diikutinya antara lain Kata Hati di Emmitan Galeri, Surabaya (2003), Borobudur Internasional Festival, Jogja (2003), Festival Seni Surabaya(2004) , Biennale Jogja “Disini dan Kini”, Jogja (2005), Biennale Jatim I “City Scape”, Surabaya (2006), Kompetisi Seni Lukis Nasional Jakarta Art Awards (2006), Homage 2 Homesite, Jogja National Museum (2006), A Beautiful Death, Jogja, Surabaya, Bali, Malang (2007), Ilustrasi Cerpen Kompas, Bentara Budaya, Jakarta-Jogja( 2007), Biennale Jatim II Alienasi, Surabaya (2007), Posideologi, Gracia Galeri, Surabaya (2007), New Icons, Orasis Art Gallery, Surabaya (2008), Pameran bersama Dulur Mojokerto Menyapa I Galeri Surabaya dan III Mojosari. Salah satu karyanya masuk balai lelang Masterpiece dan menjadi rebutan para kolektor Jakarta .

Bagaimana komentar kawan-kawan perupa Mojokerto terhadap Joni Ramlan?

Ema ‘Eminx’ Sujalma, dedengkot perupa Dlanggu yang dikenal cukup dekat dengan Joni Ramlan mengatakan’”Joni Ramlan itu seorang yang tegas dalam merencanakan alur hidupnya, mau jadi apa, kemana arah sehingga tidak tersasar dalam melangkah. Demikianpun dalam membawa nama Mojokerto tidak boleh ada kata main-main sehingga tidak ada cangruk yang mubazir. Semuanya harus mengandung arti dan makna untuk menyokong karir. Bukanlah suatu kesombongan jika Joni Ramlan “selektif” dalam berkawan karena bagaimanapun untuk mengikuti alur hiruk pikuk seni rupa kekinian diperlukan power yang lebih dari setiap pelukis dalam skill melukis ataupun pengetahuan kesenirupaan yang senantiasa berkembang dan harus diikuti secara up to date.”

Saat ini Joni Ramlan tinggal di Jalan Delima 9, Mojosari Mojokerto. Bersama istri dan dua anak (Ide dan Nathan), sedang menunggu kelahiran buah hati yang ke 3. Sudah menunaikan ibadah haji.

Telp rumah 0321-593082.
(Trms buat Cak Malik atas postingny)

3 Responses

  1. top.salut untuk pak joni.

  2. sugoi………………….terus berkarya.

  3. teruslah berkarya dan mencipta karna semua itu akan menjadi maha karya yg tinggi dan abadi, slamat berinspirasi yo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: