Lebih Dekat dengan Pemusik Tradisi, Pramudjito

Garap Gergaji Menjadi Alat Musik yang Enak Didengar
Gergaji ternyata bukan sekadar alat untuk memotong kayu. Gergaji ditangan musikus kontemporer Pramudjito, warga Desa Ledok Kulon ini, ternyata menjadi alat musik yang harmonis dan enak didengar.

ANAS A. GHOFUR, Bojonegoro

Lima orang pemusik membawa alat musik gergaji. Empat pemusik, Hendro, Yoyok, Yuli, dan Gandil. dan Endro Lukito membawa gergaji kecil yang panjangnya 30 cm. Di depannya sebuah gergaji cukup besar sepanjang 2 m yang dilengkungkan dari ujung ke ujung gergaji. Sedangkan Pramudjito (Pram) berada disebelah mereka membawa gergaji kayu biasa yang ukurannya tidak terlalu besar. Salah satu dari pemusik tersebut mulai menggesek gergaji besar, “krek..krek..krek” terdengar bunyi gesekan tersebut.

Lalu, masing-masing personel memainkan gergaji tersebut dengan bunyi yang berbeda-beda. Sesekali gergaji besar diketok dengan palu. Tubuh mereka pelan-pelan bergerak seirama dengan bunyi musik tersebut. Pelan tapi pasti, keenam personil membunyikan dengan kompak musik gergaji tersebut. Gergaji kayu biasa yang dibawa Pram bunyinya terdengar seperti biola. Padahal mereka tidak membawa biola.

Pram merupakan otak dibalik musik gergaji tersebut. Awalnya, dia hanya mencoba-coba berbagai alat untuk dibunyikan agar menjadi nada yang enak didengar. Saat itu, dia baru pulang mengikuti kursus musik di Surabaya sekitar tahun 1985. Dia juga tidak sungkan berguru kepada seniman musik lain, seperti Darminto, pemusik oklek. “Saya datangi mereka untuk berguru, cari ilmu memang tidak perlu sungkan,”ujar Pram kepada Radar Bojonegoro kemarin. Sejumlah alat yang pernah ditampilkan menjadi musik adalah obeng, jerigen, dan tong. “Saya memang lahir dari musik tradisi,”ungkapnya.

Kepiawaian Pram memainkan musik dengan berbagai alat tidak bisa terbantahkan oleh kalangan seniman musik kontemporer baik ditingkat lokal maupun nasional. Beberapa kali dia diundang ke acara pertunjukan dalam berbagai festival kesenian seperti Festival Seni Surabaya (FSS) dan Makassar Art Forum di Makassar (1999).

Judul karya musik yang sering ditampilkan dengan musik gergaji adalah Ggg..ger…gaji. “Ada yang menafsirkan dengan menyebut geger gaji,”ujar pria yang mempunyai dua anak ini. Dia pernah membuat alat musik dari jerigen minyak tanah sekitar tahun 2005 lalu. Musik tersebut mengusung tema tentang kenaikan harga BMM. Ternyata setelah dirinya bersama kelompoknya mementasakan musik dari alat jerigen tidak lama setelah itu, pemerintah menaikkkan harga BBM.

Pram bukanlah seorang pemusik yang berada seperti pemusik saat ini. Rumahnya yang ditempati saat ini di Ledok Kulon juga masih kontrak. Untuk menghidupi keluarganya, dia menjadi guru musik di salah satu TK di Kota Bojonegoro.

Bermain musik merupakan salah satu cara Pram untuk keluar dari kepenatan hidup. Bagi Pram, adalah refleksi dari persoalan ekonomi dan sosial yang dihadapi oleh masyarakat. Karena itu, musik harus menjadi bagian dari hiburan yang mendidik bagi masyarakat.
Radar Bojonegoro, Senin, 05 Mei 2008

2 Responses

  1. Saya mau minta contact person musisi musik gergaji atau pun orang-orang yang suka bikin alat musik gergaji ini..saya butuh untuk menulis artikel di majalah

    terima kasih

  2. Berita itu saya kutip dari radar bojonegoro. Coba kontak langsung dengan redaksinya. Kalau gak salah emailnya radarbojonegoro@jawapos.co.id, tapi bisa minta tolong (tulis cc aja) ke editor@jawapos.co.id, atau telepon langsung ke redaksi di Surabaya, biar disambungkan atau diberitahu nomor radar bojonegoro. Telp JP Surabaya: 031.828.3333

    semoga berhasil
    salam

    henri nurcahyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: