Padukan Seni Ludruk dan Multimedia


SURABAYA – Kesenian ludruk sudah menjadi ikon Surabaya. Namun, ludruk kini semakin terlupakan. Karena itu, ludruk membutuhkan inovasi dengan terobosan-terobosan segar agar masyarakat kembali melirik.

Itulah yang melatari pergelaran Ludruk Urban berjudul Joko Berek Ngeluruk Taman Surya yang akan dipentaskan di Taman Surya pada malam pergantian tahun besok. Pertunjukan yang digagas Wawali Arif Afandi tersebut akan ditampilkan dengan set panggung multimedia.

Para pemeran terdiri atas pejabat serta tokoh Surabaya. Di antaranya, Wawali Arif Afandi, Sekkota Sukamto Hadi, Kapolwil Kombes Anang Iskandar, hingga Konjen AS di Surabaya Caryn McClelland. Mereka akan didukung seniman ludruk Kartolo dan Agus Kuprit, novelis Lan Fang, serta musikus Sawung Jabo.

Kemarin (29/12), para pemain Ludruk Urban melakukan geladi bersih di Balai Pemuda. “Bagi saya, pementasan Ludruk Urban ini merupakan upaya menciptakan branding baru seni pementasan ludruk konvensional,” jelas Arif Afandi di sela-sela latihan kemarin.

Upaya tersebut dilakukan sebagai upaya mengejar ketertinggalan seni ludruk dari seni pertunjukan lain seperti ketoprak dan wayang. “Dengan menciptakan khazanah baru, ludruk bisa dimainkan siapa pun, sehingga bisa disenangi khalayak. Bukan lagi menjadi hiburan pencinta ludruk semata,” tegas Arif. (top/nw)

Jawa Pos, Minggu, 30 Des 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: