Singgung Berbagai Fenomena Sosial

Biennale Jatim 2007 Dimulai Nanti Malam
SURABAYA – Biennale Jatim 2007, yang disebut-sebut sebagai ajang seni rupa terbesar di Jatim, dimulai nanti malam. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim Rasiyo akan mengawali even yang dilangsungkan di Taman Budaya Jatim itu. Sebanyak 34 karya dipajang hingga 24 Desember.
Acara yang dipersiapkan sejak Juni tersebut menampilkan beragam karya seni rupa dalam berbagai bentuk. Mulai seni lukis, patung, instalasi, drawing, komik, hingga media baru. Perhelatan itu tak cuma berupa pameran. Untuk mengembangkan wacana tentang seni rupa, panitia juga menyediakan sarana dialog berbentuk seminar.
“Kami juga tidak menutup adanya perkembangan seni terbaru yang bisa didiskusikan melalui forum ini,” kata Arif Rofiq, penanggung jawab Biennale Jatim 2007.
Kemarin (10/12) 34 karya telah diterima panitia dan kurator. Lewat olah seninya, para seniman benar-benar mengejawantahkan tema Seni dalam Konteks Sosial: Alienasi. Karya Maos Art yang berjudul Leaf of Dream (daun impian), misalnya. Lukisan itu berkisah tentang fenomena orang yang gandrung terhadap anthurium. Tim yang terdiri atas Watoni, Andri, Suhelmi, Zainal, Rokhim, dan Zhirenk tersebut mencoba menggambarkan betapa orang menjadi “gila” terhadap tanaman mahal itu. Anthurium bisa mengubah orang menjadi barbarian. Itu diungkapkan dengan menggambarkan sesosok manusia yang rela terjun dari pucuk daun demi mengejar impiannya.
Gambaran tersebut, kata Syarifuddin, kokurator biennale, memang tidak secara ekstrem menampakkan fenomena sosial itu. Namun, gambar tersebut benar-benar menunjukkan betapa orang mudah terbuai impian. “Di kehidupan nyata, fenomena itu benar-benar terjadi. Bahkan di Batu, muncul aturan sosial yang menyatakan halal hukumnya membunuh maling yang ketahuan mencuri tanaman itu,” jelasnya.
Penerjemahan fenomena sosial juga diungkap karya Astu Prasidya. Dia membuat video instalasi berjudul I Legal Alien. Dengan bentuk instalasi mesin cuci bertangan, Astu merekam fenomena keterasingan manusia di negeri sendiri. (top/dos)

Jawa Pos, Selasa, 11 Des 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: