Soenarto AS: Pendidik Seni Tari, Koreografer, Trenggalek

Staf pengajar STKW Surabaya ini mengabdikan seluruh hidupnya untuk pendidikan kesenian. Sebagai pendidik, dia membagikan ilmunya di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI, sekarang SMKN IX), dan mengembangkan sanggar tari Sekar Murti di SMU Trimurti yang berpengaruh di Surabaya. Berdirinya SMKI yang semula merupakan sekolah swasta (Konservatori Karawitan), tidak lepas dari andil Soenarto AS. Bahkan, di usia senjanya, Bapak 8 anak dan kakek 12 cucu ini masih sempat mendirikan Padepokan Tari Joyo Anggodo tahun 2000 di Trenggalek, tempat tinggalnya sekarang.

Soenarto sendiri pernah sekolah di SMKI ketika masih bernama Konservatori (lulus tahun 1974) namun dalam saat yang sama juga menjadi guru tari di Konservatori hingga tahun 1973. Dan tahun 1975 sudah menjadi guru di SMKI hingga pensiun tahun 1996.

Soenarto menjadi mahasiswa STKW (lulus tahun 1985). Namun tahun 1982 sudah menjadi dosen luar biasa di UKTK Unair Surabaya (sampai 1984), dan sejak tahun 1984 menjadi dosen di STKW. Dengan kata lain, dalam saat yang sama Soenarto menjadi murid sekaligus guru, dan menjadi mahasiswa sekaligus dosen. Memang unik.

Soenarto Atmo Soehardjo, nama lengkapnya, lahir di Surakarta 22 Mei 1936, mulai berkarya sejak tahun 1967, beberapa karyanya antara lain Tari Remo gaya Soenarto, Tari Siaga, Tari Gunungsari, Tari Pujangga Anom, sendratari Gadjah Mada, Kumbokarno Gugur, Thothokkerot, sendratari Kudanarawangsa yang dipentaskan di berbagai negara, juga Bedhaya Ujung Galuh yang digelar di Hongkong, Padangpanjang dan kita-kota lain di Indonesia.

Tari Remo yang digarapnya bahkan menjadi acuan pendidikan (kurikulum) tari Remo di SMKI dan STKW hingga sekarang. Tahun 1971 sudah menancapkan prestasi sebagai penata tari remo, kemudian menyusul menjadi penyusun tari daerah Banyuwangi serta sekian banyak karya tari yang disertakan dalam berbagai festival. Karya tarinya yang mutakhir adalah Bedaya Ujung Galuh, yang dicoba daftarkan untuk mendapatkan hak cipta. Tarian ini mengisahkan Raden Wijaya saat akan memasuki kerajaan Singosari yang diduduki tentara Tartar. Raden Wijaya melewati ujung desa Galuh, yang di kemudian hari bernama Surabaya. Tarian ini menggambarkan perlawanan perang melawan Tartar.

Aktivitasnya sebagai seniman tari pernah terlibat dalam Festival Ramayana nasional di Yogyakarta (1970) dan Festival Ramayana Internasional di Pandaan (1971). Kongres PATA di Tahiti pernah diikutinya mewakili Republik Indonesia, juga Festival Tari di Jepang dan sejumlah undangan pergelaran tari di sejumlah negara.

Penghargaan yang pernah diterimanya antara lain dari Mensesneg RI, Direktur Kesenian Depdikbud, dan dari Walikota Surabaya serta beberapa penghargaan yang lain atas keterlibatannya dalam berbagai acara. (hn)

4 Responses

  1. Saya adalah mantan murid beliau, saat ini saya sangat mengharapkan Bp.Sunarto AS dapat memproduksi kaset VCD garapan tarinya untuk dipublikasikan untuk bekal kami nengajar tari di sanggar dan di sekolah-sekolah. Trms.

  2. Selamat kenal,

    Mau numpang tanya kalo bole…. dimana saya bisa beli pakaian tari remo lengkap ? trus mengenai harganya sampai berapa ?

    Terima kasih atas perhatian seblumnya dan saya tunggu balasannya.

    Salam, Irma

  3. salam kenal
    saya kuliah di seni tari,saya mau tany:

    sya ada tugas dari kampus bahwasanya saya di suruh menciptakan sebuah koreografi. dan saya pingin banget tau cara buat sebuah koreografi yang benar dan indah.. mohon kasi tau kemana aqu harus bertanya dan belajar.
    trima kasih.

  4. slmt utk bpk,smg sllu mendpt kshatan.sy sngat berksan dg beliu saat mengjar di smki sby sllalu mengajak eksplor cara pakai iket jw.timuran..skl lg slm hormt utk bpk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: