Direktori Seniman Tradisi Jawa Timur

Abdurrohmat. Seni Tradisi, Dalang Wayang Topeng, Sumenep. Penyelamat seni tradisi seni Topeng Dalang di Sumenep. Namun wilayah tanggapannya bisa berkeliling kawasan timur Jatim, Pandalungan, yang memang sama-sama menggunakan bahasa pengantar Madura. Alumnus STKW Surabaya ini menjabat ketua Pepadi Korwil Sumenep, pernah menyabet juara lomba dalang se-Sumenep (1980), penghargaan dari BKKBN, Direktur Kesenian, Penyaji Terbaik Festival Topeng (1990), penghargaan dari Yayasan Musikologi dan Kanwil Depdibud. Ia dalang serba bisa, bukan hanya topeng dalang bermacam versi, juga ketoprak (di Madura disebut ludruk), melawak sebagaimana penghargaan sebagai seniman lawak tradisional (1997). Penghargaan Gubernur Jatim 2004.

Andik Iswanto, seniman reog, Surabaya. Ttl; Surabaya, 31 Agustus 1978. SMP. Reog Singo Mangkujoyo. Tari Klono Sewandono. Jl. Gubeng Kertajaya V-8 Surabaya.

Buwono. Seni Tradisi-Dalang, Kab. Mojokerto, lahir di Kediri, pendidikan SR (Sekolah Rakyat), menjadi seorang Dalang pada Tahun 1958 – sekarang, Juara III Lomba Dalang se Kab. Kediri. Alamat: Ds. Banyu Legi Kec. Dawar Glandong Kab. Mojokerto.

Dul Rochim. Seniman Dungkrek, Madiun. Ttl: Malang, 15 Juli 1927. Purnawirawan TNI/AD, Pendidikan Militer Secaba. Pelestari seni Dungkrek, memimpin arak-arakan Dungkrek pada Festival Cak Durasim. Ketua Paguyuban Dungkrek Kab. Madiun. Alamat. Ds. Mejayan, Kec. Mejayan, Kab. Madiun.

Djumiran, Seniman Reog, Surabaya. Lahir di Ponorogo, 26 Juni 1928. Mendirikan kesenian reog di Kota Surabaya sejak tahun 1950 dan merupakan organisasi reog tertua di Kota Surabaya dan tetap eksis sampai sekarang. Turut andil dalam mendirikan lahirnya Perhimpunan reog Ponorogo di Surabaya. Tampil dalam Peresmian Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Tampil dalam pembukaan dan penutupan PON 2000 di Jawa Timur. Terpilih 10 Besar di Grebeg Suro Tahun 2000. Penasehat HIMKESROGO dan POKKUNREGO. Alamat: Jl. Bratang Gede VIE – 4 Surabaya. Telp. 031-5016130

Gimin, Reog, Malang. Ttl; Ponorogo, 1928. Pembina reog Kota Malang. Wakil Malang dalam Festival Reog Nasional, cucuk lampah expo pembangunan kota Malang. Jl. Hamid Rusdi Timur RT 01/VII No.22 Kel. Bunulrejo Kec. Blimbing, kota Malang.

Gondo Maelan. Seniman tradisi, Dalang Wayang Timplong. Nganjuk. Ttl: 1937. Memproduksi sendiri wayang dari bahan kayu itu. Pernah memamerkan keahliannya mendalang di Jakarta dan Unesa untuk kepentingan penelitian. Prestasi: Mendapat perhatian dari Biografical Centre Cambridge (BCC) dari Inggris. Penghargaan Gubernur Jatim 2005. Alamat: Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.

Karyadi SM. Dalang Wayang Boneka Katthog, Bondowoso. Ttl: Nganjuk, 19 Februari 1960. SLTA. PNS. Gelar Wayang Katthog Surabaya Expo 1990, FFII SCTV “Senyum Dihari Esok”, Festival Fotografi Budaya WHO Geneva, Juara II Karya Tari Kab. Bondowoso (1981), Juara I Lomba Lawak Kab. Bondowoso (1981), Juara III Cipta Lagu Prov. Jatim (1985). Paguyuban Karawitan Langen Budoyo Kab. Bondowoso, Bravo Kawula Muda, Paguyuban Artis Penyanyi. Kelurahan Kotakulon RT 17, Kec. Bondowoso, Kab. Bondowoso. 0332.427305 ®, 0332.421475 (K).

Kasni Gunopati, Mbah Wo Kucing. Seniman Tradisi, Ponorogo. Ttl: 30 Juni 1934. Ia memang gesit mengembangkan seni Reyog ke berbagai daerah. Tercatat disebut-sebut sebagai Warok tulen terakhir yang betul-betul warok, bukan “Warokan”. Yang disebut terakhir itu lebih cenderung bersifat negatif. Dalam senja usianya, lelaki ini juga masih aktif dalam organisasi kebatinan dan membina seni reyog anak-anak. Jika harus menyebut salah satu jasa Mbah Wo yang monumental adalah, bahwa seni reyog kini banyak berkembang di Jakarta adalah berkat garapannya. Dia selalu menyebutnya Reyog, bukan Reog, lantaran sebutan pertama itu ada makna filosofisnya. Prestasi: Penghargaan Gubernur Jatim (2000)

M. Soleh Adipramono. Dalang, Seniman Tradisi, Malang. Ttl: 1 Agustus 1951. Pelestari dan Pengembang Wayang Topeng Malang ini dikenal sukses antara lain karena mampu mendirikan Padepokan Mangundarmo di Tumpang, Malang. Mantan pegawai kebudayaan dan dosen IKIP Negeri Malang ini lebih suka aktif bergerak langsung di kalangan akar rumput dalam kiprah kesenian tradisi seperti ludruk, Kuda Lumping, Seni Macapat Malangan, disamping Wayang Topeng yang menjadi ciri khas daerahnya. Dialah salah satu motor penggerak yang mempromosikan kesenian khas Malang-an. M. Soleh, kini beristrikan wanita Amerika (Elizabeth Karen) yang juga dikenal sebagai sinden. Prestasi: Penghargaan Gubernur Jatim (2000)

M. Supriyanto, Seniman Reog. Surabaya. Ttl; Surabaya, 5 Mei 1970. Penata musik daam seni reog. Terpilih penata musik unggulan festival reog Grebeg Suro. Reog Mataram Angin. Jl. Oro-oro II/14 Surabaya.

Mujiono, seniman reog, Surabaya. Ttl; Kediri, 11 Maret 1951. SD. Reog Singo Mangkujoyo. Tari Warok. Jl. Gubeng Kertajaya V/8 Surabaya.

Munawi. Seni Topeng, Malang. Ttl: Malang, 1919. Pemain Seni Topeng Malangan sejak tahun 1927, Pembina Wayang Topeng Sanggar Tribuana, Topeng Kecil Jatimulyo Malang. Dukuh Mangu, kel. Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Malang.

Rasimun. Seniman Tradisi, Tari, Malang. Ttl: Desa Glagahdowo, Tumpang, Malang, tahun 1921. Profesi sebagai penari Gunungsari Wayang Topeng Malang sudah ditekuninya sejak tahun 1939. Pernah menjadi penari Beskalan Putri Malangan, Remo Putri, Topeng dan Jangger. Karena kepiawaiannya itulah Rasimun masih mengajar di Padepokan Seni Mangundarmo, Desa Tulusbesar, Kec. Tumpang, pimpinan M. Soleh Adipramono. Selain mahir menari, juga dikenal trampil membuat/menyungging topeng dan penata/pembuat busana tari topeng. Karena itulah sejumlah penghargaan dari instansi pemerintah dan pihak swasta telah beberapa kali diterimanya. Jasa Rasimun yang terbesar adalah sebagai penyelamat Tari Topeng Malangan yang nyaris punah. Penghargaan Gubernur Jatim 2003. Alamat: Desa Glagah Dowo, Tumpang, Malang.

Ramudi, SP. Dalang wayang krucil, gedhog, Madiun. Jl. Jatisiwur 30 RT 17/05 Kel. Demangan. 0351.56309

S. Triyono (Triman), Seniman Reog. Sidoarjo. Ttl: 1 Februari 1945. SMA. Aktif di karawitan, ketoprak, ludruk, reog Ponorogo. Drma, sendratari, tari. Ketua Umum Organisasi Karawitan dan Reog Ponorogo Saribuwana, Ds. Sawotratap, Sidoarjo. Jl. Gajahmada 67 RT 04/10 Desa Sawotratap, gedangan, Sidoarjo.

Sarnen Guno Carito, Dalang Wayang Beber, Pacitan (alm). Lahir di Pacitan sekitar tahun 1909, Sarnen sudah mulai mendalang sejak tahun 1944. Ki Sarnen Guno Carito, merupakan keturunan dalang wayang beber ke 12. Dari pernikahannya dengan Tugiyah, dikaruniai 7 putra, yang sulung bernama Ki Sumardi Guno Utomo yang kemudian meneruskan tradisi sebagai dalang wayang beber Pacitan hingga sekarang. Meski jumlah pendukungnya terus berkurang, tradisi wayang beber ini masih hidup di Pacitan berkat jasa keturunan Sarnen ini. Prestasi: Penghargaan Gubernur Jatim 2001.

Soesilo. Seniman Tradisi, Nganjuk. Ttl: Nganjuk, 12 Oktober 1942. SMP. Sejak 1960: meneruskan kakek menekui seni reog, jarandor, jathil, sandhur, wayang orang. Tari Sambaya Kridho, kerajinan, penthulan, bujangganong, jepaplok, jaran kepang, barongan, dadak merak. Juara festival Reog Nasional (1989), Juara Jaranan 2002 di Kediri. Reog Singo Budoyo, Jaranan Towo Budoyo, Kethoprak Marsudi Irama, Karawitan Mardi Laras. Ds. Campur, kec. Gondang, Nganjuk. R: 0358.324772. K: 0358.325479.

Sudarmanto, seniman jaranan, Kediri. Ttl; Kediri, 1 Maret 1963. SMA. 1980: penabuh, pemain, sekretaris kelompok jaranan. Jaran Pegon, Campursari. Juara Harapan Kelompok Jaranan Terbaik, Juara II Jaraan Kediri. Jaranan Turonggo Seto. Jl. Raya Kras 423 Kediri. 0354.478444

Sugeng S.Sn, seni pertunjukan, Singo Ulung, Bondowoso. Ttl; Gunung Kidul, 10 Maret 1961. S-1. Seni tari, karawitam pertunjukan Singo Ulung. Bedhug Dhuur. Nominasi tingkat regional, nominasi tingkat nasional. Padepokan Gema Buana. Prajekan Kidul, Prajekan, Bondowoso.

Sugiono, seniman reog, Surabaya. Ttl; Surabaya, 25 Februari 1959. SD. Pembarong, tari warok, bujang ganong. Reog Singo Mangkujoyo. Gubeng Kertajaya V-8 Surabaya.

Sugianto, seniman reog, Surabaya. Ttl; Surabaya, 9 Oktober 1963. SD. Reog Singo Mangkujoyo. Tari Bujang Ganong, tari warok. Juara I Festival Reog Nasional di Ponorogo (1995), Juara 2 festival Reog Nasional di Semarang (2002). Reog Singo Mangkujoyo. Jl. Gubeng Kertajaya 5/8 Surabaya. 031.5048791, 081.55206876

Suhartoyo, seni pertunjukan, Singo Ulung, Bondowoso. Ttl; Kediri, 21 Maret 1955. S-1, PNS. Tari, karawitan. Konser karawitan, pertunjukan singo ulung, seni tari. Nominasi tingkat regional, Juara I Nasional. Padepokan Gema Buana, Sanggar Sasmita. Bondowo, Tlogosari, Bondowoso. R: 0332.428718, K: 0332.424512

Supatman. Macapat Malangan, Kab. Malang. Ttl: Malang 17 November 1945. Sekolah Rakyat. Aktif macapat Malangan sejak 1962, narasumber macapat Malangan. Karya tembang macapat dan lelangon. Penghargaan festival vokal tradisional bernafaskan P-4 (1990-1997). Grup Macapat Condromulyo Desa Karanganyar, kec. Poncokusumo, Kab. Malang. Jl. Kartini 2 Karanganyar, Poncokusumo, Kab. Malang.

Supriyo. Wayang Topeng, Jombang. Ttl: Jombang, 2 Agustus 1958. D-2. PNS. Melestarikan kesenian tradisional yang hampir punah sejak tahun 2001. Wakil Jombang di TMII. Dewan Kesenian Jombang. Jatipandak, Ds. Jati Duwur, Kec. Kesamben, Kab. Jombang.

Suriadji. Tari Terbang Rudat, Kab. Pasuruan. Ttl: Pasuruan, 1959. SD. Seniman tari dan pemusik, pelatih, Terbang Rudat. Membuat iringan tari Terbang wedhar. Misi kesenian ke Bali, FCD 2001, Fest gamelan Yogyakarta 2003, Anjungan Jatim TMII 2003. Paguyuban Seni Tari Terbang Rudat. Dusun Jajangwetan RT.04, RW.10, desa gerbo, Kec. Purwodadi, Kab. Pasuruan.

Yoyok Setiono, seniman reog, Surabaya. Ttl; Surabaya. SMP. Reog Singo Mangkujoyo. Pembarong, tari Dadak Merak. Jl. Gubeng Kertajaya V-8 Surabaya

Yusuf HP. Seniman Reog Ponorogo, Sidoarjo. Ttl; Madiu, 6 Agustus 1947. SMA. Pensiunan. Pimpinan reog Ponorogo dan jaranan sejak 1986. Jl. Abdurrahman 15 Pabean, Sedati, Sidoarjo. 031.8678873.

Yuti Sarimukti. (pria) Kuda Lumping, Jember. Ttl: Jember, 18 Juni 1947. STM. Seni akrobatik tradisional kuda lumping Brojomukti, penulisan sejarah babat alas Desa Rambipuji. Membuat peralatan sendiri, gamelan, ukiran topeng, dipasarkan ke Bali. Juara I Festival Jaranan Jember (2002), Juara I Festival Olahraga Tradisional Jatim, Juara Harapan i Nasinal. Musik patrol, seni reog, karawitan dan Janger. Jl. Dr. Soetomo I-4 Rambipuji, Jember.

13 Responses

  1. Di Malang ada maestro seni topeng Malang. Beliau bernama Ki Karimoen Paryo, tinggal di Dusun Kedungmonggo Desa karangpandan Kecamatan Pakisaji Malang. Tidak sedikit orang yang belajar ragam tari topeng kepada beliau, karena dibanding seniman tradisi topeng malang yang lain, teknik menari beliau tidak terlalu sulit untuk dipelajari bagi pemula. Karena itu sepengetahuan saya, teknik menari beliau masih dipelajari di lembaga-lembaga kesenian baik formal maupun non formal. Selain menari beliau juga bisa memainkan kendang untuk mengiringi pertunjukan wayang topeng. Beliau juga masih aktif membuat ukiran topeng malang. Disamping itu kemampuannya mendalang wayang topeng juga masih menjadi referensi para seniman yang ingin mempelajari kesenian tersebut. Saya yakin tidak sedikit seniman di manapun yang mengenal beliau tidak akan keberatan kalo beliau disebut BEGAWAN KESENIAN TOPENG MALANG. Akan tetapi mengapa nama Beliau tidak tercantum dalam direktori ini.

  2. saya belum baca secara cermat tetapi salut ada yang mengidentifikasi kesenian jawatimur kalau boleh tahu dimana alamat riil anda hingga saya bisa bertatap muka dengan anda. salut sekali lagi salut

  3. kalau boleh saya ingin menjadi anggota dari group yang anda dirikan serta ingin belajar banyak dari kesenian jawa timur barang kali berguna buat anak cucu

  4. saya tunggu balasannya di alamat saya

  5. saya seorang ibu beranak 2. belajar tari hanya di sanggar tari dekat rumah sejak usia 6 tahun sampai sekarang usia saya sudah 28thn, saya sedih melihat anak-anak generasi sekarang yang kurang minat akan tari daerah. senengnya nge-dance, dance dan dance!! nari traditional tuh kuno, katanya. nggak asyik. mending tariannya agnes monica atau sms!! saya jadi tersentuh, kuatir, akhirnya saya bikin sanggar tari kecil-kecilan dirumah, iseng, sekedar menumbuhkan rasa cinta akan seni traditional kpd anak-anak (saya sendiri) eh.. ternyata setelah 6 bulan berjalan, murid saya mencapai 35 orang!! alhamdullilah… semoga kesenian kita nggak hilang. kalau ada perkumpulan guru seni tari, mau dong saya ikutan, buat nambah ilmu. matur nuhun…

  6. wah..akhirnya ketemu juga blognya.
    salam kenal.boleh aku link blognya?
    aku di http://langitjiwa.wordpress.com

  7. Ada yang punya info dimana saya bisa bekerjasama dengan seniman pembuat kuda lumping? Kalau ada tolong kirim balasan ke saya. Terima kasih…

  8. saya baru saja tiba di korea selatan (seoul) dari singapore, dan baru mengetahui adanya web ini tanpa sengaja. saya pernah belajar tari topeng malang dari ki karimoen kira-kira pada tahun 1985. ia hebat. gerakannya mantap dan tegas. luarbiasanya, ia tidak mempelajari tari dari suatu institusi formal. bagaimana berita beliau? trims, ya.

  9. Semoga Pengeran sing mbales
    Semoga Pinaringan seger waras
    Semoga Pinaringan kesabaran
    Semoga Pinaringan jembare kalangan.

  10. Saya sedang mencari bekas rumah kakek saya yang bernama Hadi Soemarto di Jl. Dinoyo Surabaya, sekitar tahun 1930-1945an beliau mendirikan paguyuban karawitan yang bernama Mardi Laras, menurut identifikasi dari tulisan Pakde saya (alm. S. Hartadi Darono) paguyuban ini mengadakan latihan setiap malam Minggu dan malam Kamis. Yang menghuni rumah tersebut diantaranya istri Hadi Soemarto, yaitu Sitti Moentamah beserta kedua anaknya S. Hartadi Darono dan Endang Sutatie, serta adik Sitti Moentamah yang bernama Subronto Kusumo Atmodjo, ketika itu Subronto berusia sekitar 5-7 tahun. Satu petunjuk lain diantaranya, ketika latihan Subronto selalu menonton latihan sampai larut malam. Satu ketika, dihari latihan, kebetulan latihannya lengkap, kemudian akan dibuka dengan lagu puspowarno, dan yang pegang gambang harus membuka dulu dengan memukul wilahan 6 12 32 21 63 3 121 55 65. Ternyata wiyogonya berulang-ulang tidak bisa, pelatih marah-marah, Subronto nyeletuk, mencoba memainkannya dan bisa.
    Bila ada salah satu anggota Mardi Laras atau ada yang mengetahui keberadaan lokasi Mardi Laras waktu itu, atau salah satu nama yang saya sebut mohon dengan sangat untuk mengirimkan email kepada saya di katjabenggala@yahoo.com.
    Demikian sebagai identifikasi perjalanan keluarga saya, dan pelengkap dokumenter profil Subronto Kusumo Atmodjo yang sedang saya susun.

    Trimakasih atas perhatiannya.

  11. Saya sangat mencintai seni sejak kecil,terutama seni tari…berbagai ajang tari pernah saya ikuti..dari pentas di sekolah,17 agustus, sampai berbagai perlombaan festifal tari tradisional….Saya jg sangat mengagumi Tari Topeng..bagaimana tidak.si Penari harus benar2 menghayati karakter topeng yang dimainkan,dengan gerakan dan bahasa tubuh yang dasyat…namun tetap gemulai,belum lg hrs menahan rasa panas dibalik topeng…sebenarnya dlm hati kecil saya, saya frustasi karena tidak dapat melanjutkan bakat saya…karena memang di kota besar jakarta ini tidak ada wadah /minim bagi kami pencinta seni daerah seperti saya…harapan saya..Seniman daerah harus tetap berjuang demi kelestarian budaya bangsa Yang pada kenyataannya semakin hari semakin sepi..

  12. kita banyak punya seniman hebat. khusus kesenian jawa, kadangkala kemasyhuran itu datang…jauuuh sekali jaraknya dengan masa bintang dan ketenaran seniman tersebut. bahkan..nuwun sewu.. kadang begitu muncul nama beliau-beliau..seniman besar itu, sudah sulit kita mewawancarai dan mencarinya..

  13. lestarikan kebudayaan Indonesia yang luar biasa ini baik melalui pentas maupun melalui dunia Internet!!!!

    Salam budaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: